Audiensi Untuk Muspimnas BEMPTAI Seluruh Indonesia
Jakarta – Sebanyak 11 orang perwakilan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam (BEMPTAI) menghadiri pertemuan dengan Kepala Staf Kepresidenen Jenderal TNI (Purn) Moeldoko yang didampingi Staf Khusus Kepala Staf, Leonardi, di Bina Graha, Jakarta (27/2/2019). Melalui pertemuan ini BEM PTAI bermaksud mengundang Moeldoko untuk menghadiri pembukaan Musyawarah Pimpinan Nasional (MUSPIMNAS) yang akan dilaksanakan pada 9 Maret 2019 di Gedung Djoeang, Jakarta.
Tema Muspimnas adalah memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dalam menyambut pesta demokrasi 2019 yang aman dan damai. Tema ini dipilih terkait maraknya hoax yang terus menyebar di masyarakat khususnya melalui media sosial. “Tema ini diambil karena fenomena hoax yang ada khususnya dalam rangka menyambut pesta demokrasi ada pihak-pihak yang seolah menghalalkan segala cara. Kami khawatir persatuan rakyat Indonesia ini akan semakin memudar,” ujar Andika, Presiden Nasional BEM PTAI.
Terkait kekhawatiran tersebut, Moeldoko meluruskan beberapa isu yang beredar luas di masyarakat seperti isu presiden pro asing. Moeldoko menjelaskan salah satu keberhasilan pemerintah yaitu mengambil alih kembali Freeport dan blok Mahakam. “Sekarang ini, blok Mahakam yang ada di Kaltim itu sudah 100% diambil alih oleh Indonesia melalui hasil korporasi oleh Pertamina. Lalu Freeport, kini kita sudah memiliki 51,2% saham,” tutur Moeldoko.
Banyaknya hoax yang beredar soal pemerintahan saat ini juga menjadi perhatian Moeldoko, terutama dalam kaitan dengan generasi muda. “Saya ingin meluruskan kondisi yang sedang berkembang sekarang, sehingga anak muda bisa berpikir, bertindak dan bersikap positif. Kalau Cuma negative thinking, ya susah. Maka berpikir positif, bertindak positif, bersikap positif, nanti tuhan yang akan menentukan.”
Muspimnas yang akan diselenggarakan oleh BEMPTAI akan mendeklarasikan untuk mendukung pemilu aman dan damai. “Jadi secara bersama-sama di tiap sesi kami akan bersama berdeklarasi bahwa BEM PTAI seluruh Indonesia mendukung pemilu yang aman dan damai,” kata Andika. Moeldoko mendukung upaya yang dilakukan BEMPTAI dalam rangka mewujudkan pemilihan umum yang aman dan damai. Moeldoko juga berpesan untuk dapat mengajak setiap lingkungan berpartisipasi secara aktif. “Saya juga berharap teman-teman bisa mengajak lingkungan untuk bisa berpartisipasi secara aktif agar pemilu nanti berjalan dengan baik”.
Di akhir pertemuan, Moeldoko menyampaikan harapan untuk kesuksesan pemilu yang akan dilaksanakan 17 April nanti. “Pesan saya kepada kalian sesuai dengan tema tadi, kita juga sangat berharap pemilu berjalan dengan baik karena negara luar melihat perkembangan demokrasi Indonesia berjalan sangat bagus. Kita tidak mau demokrasi Indonesia berjalan mundur,” tegas Moeldoko







Comments